|
Ditulis Oleh: Syaikh Abdulloh bin Abdul Aziz Al Jibrin
|
|
Ada tiga prinsip pokok dalam tema utama pembahasan Aqidah Islam. Pembahasan tentang aqidah ini tidak pernah keluar dari tiga poros tersebut. Semua kitab aqidah, mulai dari yang tebal dan berjilid-jilid sampai yang paling ringkas, pada dasarnya adalah menjabarkan tiga tema pokok aqidah. Tema pertama . Alloh Azza wa Jalla sebagai Rabb. Rabb berasal dari kata tarbiyah yang artinya ri'ayah (pemeliharaan). Alam semesta ini termasuk manusia berada dalam pemeliharaan Allah. Sebab, Dia'lah Yang Maha Menciptakan, maha memberi Rizki, Maha menghidupkan dan Mematikan, serta yang Maha Mengatur segala urusan manusia, seperti dalam firmanNya : "Katakanlah :'Siapakah yang memberi rizki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan?', Maka mereka akan menjawab 'Allah". Mka katakanlah,' Mengapa kamu tidak bertaqwa (kepadaNya)?'. Maka (dzat yang demikian) itulah Allah Rabb kamu sebenarnya." [QS Yunus 31-32]. Ayat diatas memberikan informasi bahwa orang-orang musyrik dahulu ternyata mempercayai Rububiyah Allah,sebagai pencipta, Pemberi Rizki, yang Menghidupkan dan Mematikan, Yang Mengarut segala urusan. dengan kata lain kaum musriyin mengakui kemahakuasaan Allah. namun kepercayaan mereka belum menggolongkan mereka kedalam barisan orang-orang mukmin (beriman). mengapa demikian? |
|
Selengkapnya...
|
|
Ditulis Oleh: Imam Nawawi-rahimahulloh-
|
|
Para ulama -rahimakumullah- telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah Kitab Shahih Al Bukhori dan Shahih Muslim. Kedua kitab ini telah terbukti diterima dengan lapang dada dan tangan terbuka oleh muslimin, namun Kitab Shahih Al Bukhori dianggap lebih shahih serta lebih banyak mengandung faedah dan pengetahuan.Telah diriwayatkan dari jalur yang shahih bahwa Imam Muslim -rahimahullah- termasuk orang yang telah mengambil faedah dari Imam Al Bukhori -rahimahullah- .Salah satu kelebihan Shahih Bukhori adalah tentang prinsip Imam Bukhori dalam hal sanad hadits. Al Bukhori tidak dengan mudah menganggap sebuah sanad hadits berstatus muttashil hanya karena ada pengakuan perawi yang berkata sami'tu (artinya aku telah mendengar) dari seorang yang hidup sezaman.Al Bukhori baru memastikan sanad itu benar-benar muttashil setelah dia tahu bahwa kedua perawi itu pernah bertemu. Sekalipun ditinjau dari sisi kualitas sanad kitab Shahih Al Bukhori lebih unggul, namun bukan berarti kitab Shahih Muslim tertinggal dari aspek lainnya . Sebagian ulama Ahli Hadits mengatakan bahwa kitab Shahih Muslim lebih baik jika dilihat dari segi sistematika penyusunan bab dan lebih mudah difahami sehingga membantu para penuntut ilmu dalam memahami ilmu agama ini., begitu pula dengan kitab penjelasnya, yakni Syarah Shahih Muslim oleh Imam An Nawawi -rahimahullah- yang dinilai sebagai salah satu kitab syarah terbaik. Syarah ini banyak menjelaskan masalah aqidah, hukum, akhlaq, lughoh, nama perawi, usaha mengkompromikan hadits yang nampak bertentangan serta menunjukkan dalil-dalil yang dipakai oleh berbagai madzab.Kitab Syarah shahih muslim ini disertai muqodimah yang membahas ilmu hadits dan sebagai kunci memahami kitab Shahih Muslim.inilah rangkaian kitab terjemahan dari Syarah Shahih Muslim karya Imam An Nawawi -rahimahullah- yang bisa disebut satu-satunya kitab terjemahan Syarah Muslim di Indonesia.
|
|
Selengkapnya...
|
|
Ditulis Oleh: Al Allamah Asy Syaikh Al Mufasir Muhammad Amin Asy Syanqithi -rahimahullah-
|
|
Inilah jilid kedua dari rangkaian Kitab terjemah tafsir Adwaul Bayan, sebuah kitab tafsir yang ditulis oleh Al Allamah Al Mufasir Syaikh Muhammad Amin Asy Syanqithi -rahimahullah- salah satu ulama ahli tafsir abad ini dan guru dari sekian banyak ulama Ahlus Sunnah zaman ini Kelebihan kitab tafsir ini diantaranya : 1. Menjelaskan makna ayat Al Qur'an dengan ayat Al Qur'an (Qur'an bil Qur'an). al ini sesuai dengan kesepakan para ulama yang menyebutkan bahwa tafsir yang paling mulia dan utama adalah menafsirkan ayat-ayat Kitabulloh dengan menggunakan (ayat0ayat lainnya) Kitabulloh. Sebab, tidak ada seorangpun yang lebih tahu makna Kalamulloh kecuali kecuali Alloh Azza wa Jalla sendiri. Dalam kitab ini penulis berkomitmen untuk menjelaskan Al Qur'an kecuali dengan menggunakan qiroah sab'ah (7 cara membaca Al Qur'an). 2. Menjelaskan hukum-hukum yang terkandung dalam semua ayat yang dijelaskan dalam kitab ini yang disandarkan kepada dalil-dalil shahih dari Sunnah Nabwiyyah dan pendapat para ulama , kemudian dipilihkan pendapat yang terkuat tersebut tanpa rasa fanatik madzab. |
|
Selengkapnya...
|
|
Ditulis Oleh: Imam Ibnu Hajar Al Atsqolani -rahimahullah-
|
|
Inilah kitab seri ke 19 dari rangkaian kitab terjemah dari kitab : "Fathul Baari Syarah Shahih Al Bukhari" karya Imam Ibnu Hajar Al Atsqolani -rahimahullah- . Sebuah kitab penjelas detail dari hadits-hadits shohih yang tercakup dalam kitab Shahih Al Bukhori. Jilid ke 19 ini diantaranya dibahas secara mendetail, yaitu : Kitab Manaqib Al Anshar
Fathul Baari (jilid 19) Judul asli : Fathul Baari Syarh Shahih Al Bukhari Penulis : Imam Ibnu Hajar Al Atsqolani -rahimahullah- Fisik : Buku ukuran sedang (23,5 x 15 cm), Hardcover, 560 Hal Penerbit : Pustaka Azzam harga Rp 85.000 diskon 15%
|
|
|
Ditulis Oleh: Syaikh Faishal bin Abdul Aziz Alu Mubarak
|
|
Inilah terjemahan jilid ke 4 dari Kitab ' Bustanaanul Ahbaari mukhtashoru Nailil Authar' karya Syaikh Faishal bin Abdul Aziz Al Mubarak yang merupakan ringkasan dari kitab' Nailul Authar Syarah Al Muntaqa Al Ahbar' karya Imam Asy Syaukani -rahimahullah- . Kitab Nailul Authar ini adalah kitab penjelas dari hadits-hadits yang tercantum dalam kitab Al Muntaqa Al Ahbar karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah -rahimahullah-. Al Muntaqa adalah sebuah kitab yang menghimpun hadits-hadits fiqih yang bersumber dari Kitab hadits Shahih Al Bukhori, Shahih Muslim, Musnad Imam Ahmad, Jami' Abi Isa At Tirmidzi, Kitab Sunan Abi Abdurrahman An Nasai, Kitab Sunan Abi Daud As Sijistani dan Kitab Sunan Ibnu Majah Al Qazwaini -rahimakumullah-. Pada edisi 4 (edisi terakhir)ini dibahas Fiqih tentang : - Kitab darah - Kitab Hudud - Kitab Hukum bagi peminum khamer, penyamun/perampok, pemberontak, pemerintah yang dzalim, tukang sihir/dukun - Kitab Jihad dan berangkat jihad - Kitab makanan, buruan dan sembelihan - Kitab minuman - Kitab nadzar - Kitab memutuskan perkara dan hukum-hukum pengadilan
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
<< Awal < Sebelum 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 Berikut > Akhir >>
|
| Hasil 865 - 869 dari 1131 |