Ensiklopedi Penghujatan Terhadap Sunnah [ Edisi Revisi]
Ditulis Oleh: Zaenal Abidin Syamsudin Lc   
Lompat Ke
Ensiklopedi Penghujatan Terhadap Sunnah [ Edisi Revisi]
Halaman 2

 Alloh Tabarraka Wa Ta'ala mengutus Nabi Muhammad Sholallahu Alaihi Wassalam kepada masa vakum kenabian, manusia hidup dalam kondisi jahiliyah sempurna, perpecahan terjadi dimana-mana, kesyirikan menggurita, tatanan moral rusak dan suasana kehidupan tidak mengenal agama Allah, kecuali segelintir mereka yang masih menghargai agama nabi Ibrahim. Bahkan mereka menyembah sesembahan selain Allah, dengan dalih melestarikan keyakinan nenek moyang, sebagaimana firman Allah ,
"Bahkan mereka berrkata, "Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu  agama, dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan (mengikuti) jejak mereka-" (QS. Az-Zukhruf [43]: 22)
 Mereka tidak mempunyai sandaran ketika berbuat kesyirikan kecuali hanya mengikuti jejak para leluhur mereka. Jika mereka sedang berselisih pendapat, yang menjadi pegangan utama adalah ucapan para tokoh dan hukum adat hasil racikan nenek moyang mereka. Sehingga yang terjadi bukanlah kebaikan yang bisa menerangi kehidupan, tetapi kehinaan dan kehancuran yang mereka dapatkan.
Alloh Tabarraka Wa Ta'ala  menurunkan petunjuk syariat dan cahaya agama untuk menyatukan perselisihan mereka melalui perantara Nabi , Maka mereka menjadi manusia yang hidup di bawah naungan Islam dan akidah yang bersih, tidak menyembah kecuali hanya kepada Allah dan tidak takut kecuali hanya kepada-Nya, serta tidak berhukum dalam urusan agama dan dunia kepada selain Allah dan Rasul-Nya. Dan Allah mengutus Nabi Muhammad Sholallahu Alaihi Wassalam  membawa dua wahyu yang sangat sakral yakni Al-Qur'an dan As-Sunnah sebagai landasan beragama. Alloh Tabarraka Wa Ta'ala berfirman:
"Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Qur'an) menurut kcmauan hawa nafsutnya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu  yang diwahyukan (kepadanya). " (QS. An-Najm [53]: 3-4)
Dan Allah tidak mengambil kembali Nabi-Nya ke alam baqa' melainkan setelah menyempurnakan agama-Nya. Sehingga beberapa bulan sebelum beliau wafat pada saat haji wada', turunlah firman Alloh Tabarraka Wa Ta'ala
" Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Kuridhai Islam itu jadi agama bagimu." (QS. Al-Maidah [5]: 3)
    Kesempurnaan agama Islam merupakan kenikmatan terbesar bagi umat ini. Sehingga sangat pantas bila ada seorang Yahudi merasa iri dengan kandungan ayat di atas. Dikisahkan dalam sebuah hadits riwayat Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim, "Ada seorang Yahudi datang kepada Umar lalu berkata, "Sebuah ayat dalam kitabmu yang selalu dibaca. Jikalau ayat ini turun kepada kami maka hari turunnya akan kami nobatkan sebagai hari raya." Umar bertanya, "Ayat manakah itu?" la menjawab, "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah kuridhai Islam itu jadi agama bagimu." (QS. Al-Maidah [3]: 3)
    Ibnu Abbas -rodliallohu anhu-  menafsirkan ayat di atas, "Allah telah menjelaskan kepada Nabi-Nya dan orang-orang yang beriman, bahwa Dia telah menyempurnakan bagi mereka keimanan dalam agama, tidak butuh tambahan dan Dia telah mencukup-kan agama-Nya, hingga tidak ada kekurangan sama sekali. Dia telah meridhoinya dan tidak murka terhadap agama tersebut selama-lamanya." [Tafsir nl-Qur'an al-Adzim, Ibnu Katsir 3/20.]
    Rasulullah juga mengabarkan kepada ummatnya, bahwa beliau meninggalkan mereka di atas agama yang lurus dan jalan yang terang serta tiada yang melenceng darinya kecuali pasti hancur. Abu Darda -rodliallohu anhu-  meriwayatkan bahwa Nabi bersabda " Allah, telah aku tinggalkan kepada kalian di atas ajaran yang putih dan bersih, antara malam dan siang sama." (HR. Ibnu Majah dan hadits dihasankan oleh Al-Albani)
Dalam riwayat 'Irbadh, Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam  bersabda," 'Tidaklah berpaling darinya kecuali orang yang hancur."
 Abu Darda' berkomentar, "Benar yang dikatakan Rasulullah bahwa beliau telah meninggalkan agama yang terang benderang, antara siang dan malam sama." (HR. Ibnu Majah)
    Oleh karena itu, para Shahabat Nabi -rodliallohu anhum-  sangat berpegang teguh terhadap syariat, konsisten terhadap ajaran agama, dan totalitas dalam menerima nash-nash wahyu, karena mereka mampu menangkap makna-maknanya secara tepat. Mereka memahami secara benar bahwa agama ini telah sempurna tidak butuh tambahan, dan konsep ajaran Islam telah tuntas dan terang tidak perlu aktualisasi, recovery dan rekontruksi kembali ajarannya. Agama hanya butuh kepasrahan dan ketundukan. Mereka sekelompok ummat yang menurut penuturan Abdullah bin Mas'ud -rodliallohu anhu-  "Orang-orang yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya dan paling sedikit berlebihannya".


 
< Sebelum   Berikut >

KATEGORI PRODUK

PENERBIT/PRODUSEN




Hubungi Kami

   telp : [0274]-6634073
   sms : 0819-2469-325
   admin@al-aisar.com

  maktabah_al_aisar

Pembayaran

online saat ini

36 Tamu Online

Best Seller

 Tafsir Al Qur’an : tafsir As Sa'di [ Edisi Lengkap 7 Jilid ]

Allah menurunkan Al Qur’an  kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam-  d...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Ath Thabari [Edisi lengkap 26 Jilid ]

Inilah rangkaian 26 jilid lengkap serial terjemahan dari kitab Tafsir Jamiul Bayan An Ta'wil Ayi...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Al Qurthubi [ Edisi 20 Jilid Lengkap ]

Diantara kitab tafsir yang didasarkan pada kajian fiqh adalah kitab tafsir karya Imam Al Qurthubi -r...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Adhwa’ul Bayan:Tafsir Al Quran dengan Al Quran [Edisi 12 Jilid Lengkap]

Inilah dari rangkaian Kitab terjemah tafsir Adwaul Bayan, sebuah kitab tafsir yang ditulis oleh Al A...

Selengkapnya...
 
 Syarah Shahih Muslim [ Edisi 18 Jilid Lengkap ]

Para ulama -rahimakumullah-  telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah ...

Selengkapnya...
 
 Syarah Riyadhus Shalihin [4 Jilid lengkap]

Kitab Riyadhush Shalihin sudah tidak asing lagi bagi kaum muslimin. Kitab hampir dipakai di semua ka...

Selengkapnya...
 
 Subulus Salam Syarah Bulughul Maram [Edisi Lengkap 3 Jilid]

Sesungguhnya para ulama umat ini -semoga Allah memberi mereka balasan yang lebih baik- telah mengera...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Al Aisar [ 7 jilid lengkap]

Tafsir Al Quran ditulis untuk menjelaskan makna dan maksud ayat didalamnya sehingga kaum muslimin da...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Al Muyassar [ 3 jilid lengkap]

Allah menurunkan Al Qur’an  kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam-  d...

Selengkapnya...
 
 Shahih Tafsir Ibnu Katsir [9 Jilid Lengkap]

Shohabat Tamim Ad-Dari -rodliallohu anhu- dia berkata, Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam bersabd...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Ibnu Katsir [6 Jilid Lengkap, Edisi Lux]

Tidak diragukan lagi bahwa Tafsir Ibnu Katsir adalah salah satu kitab tafsir yang kandungan isinya t...

Selengkapnya...
 
 Terjemah Fathul Baari Syarah Shahih Al Bukhari [36 Jilid lengkap]

Fathul Bari Syarah Shahih Al Bukhari adalah karya Al Imam Al Hafidz Abi Fal Ahmad bin Ali bin Muhamm...

Selengkapnya...
 
 Syarah Bulughul Maram [ 7 Jilid Lengkap ]

Bulughul Maram adalah kumpulan hadits karya Al Hafidz Ibnu Hajar Al Atsqolani -rahimahullah- yang ba...

Selengkapnya...
 
 Syarah Riyadhus Shalihin [ 5 jilid Lengkap ]

Buku Syarah Riyadhus Shalihin ini merupakan terjemahan dari kitab aslinya berjudul Bahjatun Nazdziri...

Selengkapnya...
 
 Syarah Shahih Muslim [12 Jilid Lengkap]

Para ulama telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah Kitab Shahih Al Bukhori...

Selengkapnya...
 
 Tidak diragukan lagi bahwa kitab Shahih Al  Bukhari merupakan kitab hadits paling otentik di muka bumi ini.
Shahih Bukhari [ 5 Jilid lengkap]

.bl {background: url(http://al-aisar.com/components/com_magazine/layouts/images/bl.gif) 0 100% ...

Selengkapnya...
 
 Kitab Shahih Muslim  adalah salah satu dari kitab yang paling sahih setelah al-Qur'an, selain Shahih Al Bukhari.
Shahih Muslim [4 Jilid lengkap]

.bl {background: url(http://al-aisar.com/components/com_magazine/layouts/images/bl.gif) 0 100% ...

Selengkapnya...
 
 Shahih At Targhib wa Tarhib [6 Jilid Lengkap]

Sesungguhnya semangat ibadah seorang muslim akan tumbuh bila janji pahala dan indahnya balasan berta...

Selengkapnya...