Sungguh Merugi: Siapa yang mendapati orang tuanya masih hidup tapi dia tidak meraih surga
Ditulis Oleh: Ghalib bin Sulaiman Al Harbi   
Lompat Ke
Sungguh Merugi: Siapa yang mendapati orang tuanya masih hidup tapi dia tidak meraih surga
Halaman 2

 Dalam Islam, terdapat karakteristik nilai keluhuran yang tidak dimiliki oleh agama lain, inilah yang menempatkan Islam pada derajat yang tinggi. Seperti berbakti kepda orang tua, semua agama menganjurkannya. Tapi tidak seintens dalam Islam. Islam mengajarkan anak agar berbakti kepada orang tua dalam ruang lingkup yang lebih luas, pada saat mereka masih hidup, setelah mereka meninggal dunia, membayarkan hutang kedua orang tua, mendoakan keduanya, melaksanakan wasiat dan bersedekah untuk keduanya.
Rosullulloh Sholallahu Alaihi Wassalam bersabda, " Sungguh merugi orang yang mendapati ibu bapaknya ( masih hidup) di usia tua, namun dia tidak mampu meraih surga (dengan berbakti kepada keduanya)."

       Rosullulloh Sholallahu Alaihi Wassalam bersabda,
"Sesungguhnya sebaik-baik tabi'in adalah seorang laki-laki yang bernama Uwais, dia memiliki seorang ibu yang dia berbakti kepadanya. Sekiranya dia bersumpah atas Nama Allah, niscaya Allah akan mengabulkannya. Dia memiliki tanda putih di badannya. (Jika kalian bertemu dengannya) mintalah kepadanya agar memohonkan ampunan kepada Allah untuk kalian." [hadits Riwayat Muslim no 2542]
     Diriwayatkan dari Yahya bin Abi Katsir, dia berkata, "Tatkala Abu Musa al-Asy'ari dan Abu Amir datang kepada Rasulullah -Sholallahu Alaihi Wassalam- untuk berbai'at dan masuk Islam, Rasulullah bertanya, 'Apa yang dilakukan oleh seorang perempuan dari kalian yang dipanggil demikian dan demikian?' Mereka menjawab, ' Kami meninggalkannya (maksudnya menceraikannya) pada keluarganya. ' Rasulullah bersabda, ' Sesungguhnya dia telah diampuni dari dosa-dosanya. ' Mereka bertanya, ' Disebabkan apa wahai Rasulullah?' Beliau menjawab, 'Disebabkan baktinya terhadap ibunya.' Beliau melanjutkan, 'Dia pernah memiliki seorang ibu yang lemah lagi tua renta. Suatu saat datang pembawa peringatan yang mengatakan bahwa musuh akan menyerbu malam ini. Maka dia pun pergi dengan menggendong ibunya. Jika dia lelah, maka dia meletakkannya. Dia menempelkan perutnya pada perut ibunya dan menjadikan kakinya di loawah kaki ibunya agar kaki ibunya terhindar dari batu, hingga akhirnya dia selamat'.[Hadits mursal. Lihat Syu'ab al-Iman, 10/311]
       Ibnu Umar -Rodliallahu Anhu-  pernah berkata kepada seorang laki-laki, "Apakah kamu takut masuk neraka dan ingin masuk surga?" Laki-laki itu menjawab, "Tentu." Ibnu Umar -Rodliallahu Anhu- berkata, "Berbaktilah kepada ibumu. Demi Allah, sekiranya kamu lemah lembut dalam berbicara kepadanya dan memberinya makan, niscaya kamu benar-benar akan masuk surga, selama kamu menjauhi dosa-dosa besar." [ lihat: jamiul ulum wal al hikam 1/70]
        Muhammad bin al-Munkadir -rahimahulloh-  pernah meletakkan pipinya di tanah, kemudian berkata kepada ibunya, "Ibuku, berdiri dan letakkanlah kaki ibu di atas pipiku." [ lihat : Nuzah al Fudlola' 2/806]
Ibnu al-Munkadir juga pernah berkata, "Saudaraku, Umar menghabiskan malamnya dengan shalat, sedangkan aku menghabiskan malamku dengan meng-elus-elus kaki ibuku, dan aku tidak ingin malamku itu diganti dengan malam saudaraku." [ lihat : Nushah Al fudlola' 2/609].
       Muhammad bin Sirin -rahimahulloh- dia berkata, "Pada masa Utsman bin Affan -Rodliallahu Anhu- , harga pohon kurma mencapai seribu dirham. Usamah menuju suatu pohon kurma, lalu menggigitnya dan mengeluarkan daging pohon kurma yang paling lunak, kemudian menghidangkannya untuk ibunya. Orang-orang berkata kepadanya, 'Apa yang membuatmu melakukan hal ini, sementara kamu tahu bahwa harga pohon kurma sampai seribu dirham?' Dia menjawab, 'Karena ibuku memintanya, dan tidaklah beliau meminta sesuatu kepadaku yang aku mampu, melainkan aku pasti akan memberikan itu kepadanya'" [ lihat : Al Birr Al Walidain hal 29]
         Dari Abu Burdah -rahimahulloh- , dia berkata, "Aku pernah mendengar ayahku bercerita, bahwa dia pernah melihat Ibnu Umar dan seorang laki-laki dari Yaman yang sedang menggendong ibunya melakukan thawaf di Baitullah. Laki-laki itu berkata,
Sesungguhnya aku adalah untanya yang ditundukkan
Jika ia mengejutkan sanggurdinya, niscaya aku tidak akan terkejut
Kemudian dia berkata, 'Wahai Ibnu Umar, apakah kamu berpendapat bahwa aku telah membalas ibuku?' Ibnu Umar menjawab, Tidak, meskipun hanya sehela nafas (keletihan)nya",  Kemudian Ibnu Umar berthawaf hingga sampai maqam, lalu shalat dua rakaat, kemudian berkata, 'Wahai Ibnu Abi Musa, sesungguhnya setiap dua rakaat dapat menghapus dosa-dosa yang ada di depan kedua orang tua' [ lihat : Al Adabul Mufrod, hal 17]
        Dari Abu Hazim, bahwa Abu Murrah, mantan budak Ummu Hani', putri Abu Thalib, telah mengabarkan kepadanya, bahwa dia pernah naik kendaraan bersama Abu Hurairah -Rodliallahu Anhu-  ke kampungnya di al-Aqiq. Tatkala dia sampai di daerahnya, maka dia berteriak kencang, "Semoga keselamatan, Rahmat Allah dan Keberkahan-Nya terlimpahkan kepadamu wahai ibuku!" Kemudian ibunya menyahut, "Semoga keselamatan, Rahmat Allah dan KeberkahanNya juga terlimpahkan kepadamu ", Abu Hurairah berkata kembali, "Semoga Allah merahmatimu sebagaimana engkau telah mendidikku tatkala aku masih kecil." Ibunya menimpali, "Demikian juga engkau wahai anakku. Semoga Allah membalasmu de-ngan kebaikan dan meridhaimu sebagaimana engkau telah berbakti kepadaku di kala aku telah tua" [ lihat : Al adabul Mufrod hal 17]
        Abu Bakar bin 'Ayyasy berkata, "Aku pernah duduk bersama Manshur di rumahnya. Kala itu ibunya yang keras berteriak kepadanya seraya mengatakan, 'Wahai Manshur, Ibnu Hubairah menginginkanmu menjadi qadhi (hakim), kenapa kamu menolaknya?' Mendengar teguran keras ibunya Manshur hanya menunduk tanpa melihat kepada ibunya'." [lihat : Al Birr wa ash shilah, ibnul jauzi]


 
< Sebelum   Berikut >

KATEGORI PRODUK

PENERBIT/PRODUSEN




Hubungi Kami

   telp : [0274]-6634073
   sms : 0819-2469-325
   admin@al-aisar.com

  maktabah_al_aisar

Pembayaran

online saat ini

9 Tamu Online

Best Seller

 Tafsir Al Qur’an : tafsir As Sa'di [ Edisi Lengkap 7 Jilid ]

Allah menurunkan Al Qur’an  kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam-  d...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Ath Thabari [Edisi lengkap 26 Jilid ]

Inilah rangkaian 26 jilid lengkap serial terjemahan dari kitab Tafsir Jamiul Bayan An Ta'wil Ayi...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Al Qurthubi [ Edisi 20 Jilid Lengkap ]

Diantara kitab tafsir yang didasarkan pada kajian fiqh adalah kitab tafsir karya Imam Al Qurthubi -r...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Adhwa’ul Bayan:Tafsir Al Quran dengan Al Quran [Edisi 12 Jilid Lengkap]

Inilah dari rangkaian Kitab terjemah tafsir Adwaul Bayan, sebuah kitab tafsir yang ditulis oleh Al A...

Selengkapnya...
 
 Syarah Shahih Muslim [ Edisi 18 Jilid Lengkap ]

Para ulama -rahimakumullah-  telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah ...

Selengkapnya...
 
 Syarah Riyadhus Shalihin [4 Jilid lengkap]

Kitab Riyadhush Shalihin sudah tidak asing lagi bagi kaum muslimin. Kitab hampir dipakai di semua ka...

Selengkapnya...
 
 Subulus Salam Syarah Bulughul Maram [Edisi Lengkap 3 Jilid]

Sesungguhnya para ulama umat ini -semoga Allah memberi mereka balasan yang lebih baik- telah mengera...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Al Aisar [ 7 jilid lengkap]

Tafsir Al Quran ditulis untuk menjelaskan makna dan maksud ayat didalamnya sehingga kaum muslimin da...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Al Muyassar [ 3 jilid lengkap]

Allah menurunkan Al Qur’an  kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam-  d...

Selengkapnya...
 
 Shahih Tafsir Ibnu Katsir [9 Jilid Lengkap]

Shohabat Tamim Ad-Dari -rodliallohu anhu- dia berkata, Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam bersabd...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Ibnu Katsir [6 Jilid Lengkap, Edisi Lux]

Tidak diragukan lagi bahwa Tafsir Ibnu Katsir adalah salah satu kitab tafsir yang kandungan isinya t...

Selengkapnya...
 
 Terjemah Fathul Baari Syarah Shahih Al Bukhari [36 Jilid lengkap]

Fathul Bari Syarah Shahih Al Bukhari adalah karya Al Imam Al Hafidz Abi Fal Ahmad bin Ali bin Muhamm...

Selengkapnya...
 
 Syarah Bulughul Maram [ 7 Jilid Lengkap ]

Bulughul Maram adalah kumpulan hadits karya Al Hafidz Ibnu Hajar Al Atsqolani -rahimahullah- yang ba...

Selengkapnya...
 
 Syarah Riyadhus Shalihin [ 5 jilid Lengkap ]

Buku Syarah Riyadhus Shalihin ini merupakan terjemahan dari kitab aslinya berjudul Bahjatun Nazdziri...

Selengkapnya...
 
 Syarah Shahih Muslim [12 Jilid Lengkap]

Para ulama telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah Kitab Shahih Al Bukhori...

Selengkapnya...
 
 Tidak diragukan lagi bahwa kitab Shahih Al  Bukhari merupakan kitab hadits paling otentik di muka bumi ini.
Shahih Bukhari [ 5 Jilid lengkap]

.bl {background: url(http://al-aisar.com/components/com_magazine/layouts/images/bl.gif) 0 100% ...

Selengkapnya...
 
 Kitab Shahih Muslim  adalah salah satu dari kitab yang paling sahih setelah al-Qur'an, selain Shahih Al Bukhari.
Shahih Muslim [4 Jilid lengkap]

.bl {background: url(http://al-aisar.com/components/com_magazine/layouts/images/bl.gif) 0 100% ...

Selengkapnya...
 
 Shahih At Targhib wa Tarhib [6 Jilid Lengkap]

Sesungguhnya semangat ibadah seorang muslim akan tumbuh bila janji pahala dan indahnya balasan berta...

Selengkapnya...