Kitab Al Ilmi
Ditulis Oleh: Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin -rahimahulloh-   
Lompat Ke
Kitab Al Ilmi
Halaman 2

 Tidak diragukan lagi bahwa menuntut ilmu merupakan amalan yang paling utama, bahkan termasuk jihad fii sabilillah. Terlebih lagi di saat sekarang ini, ketika bid'ah muncul di tengah-tengah masyarakat muslimin, merebak dan semakin banyak serta semakin banyak orang bodoh yang berfatwa tanpa ilmu dan bermunculan perdebatan di kalangan mayoritas manusia. Seluruh tiga perkara ini merupakan perkara yang mengharuskan para pemuda untuk bersemangat dalam menuntut ilmu.
1.  Bid'ah-bid'ah yang kejahatannya mulai bermunculan.
2. Segolongan manusia yang memberikan fatwa tanpa ilmu
3.  Merebaknya jidal (perdebatan) dalam berbagai masalah yang sesungguhnya sudah jelas bagi ahlul ilmi tapi datang orang-orang yang gemar mendebatkannya tanpa ilmu
Diantara keutamaan ilmu yang paling utama adalah:
1.     Ilmu adalah warisan para nabi.
    Para nabi tidak mewariskan dirham dan tidak pula dinar, mereka hanya mewariskan ilmu. Barangsiapa yang mengambil ilmu, ia telah mengambil bagian yang paling banyak dari warisan para nabi. Engkau sekarang berada di abad ke-15 (Hijriah), jika engkau termasuk dari ahlul ilmi, engkau telah mewarisi warisan Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam- dan ini termasuk keutamaan yang  terbesar.
2.      Ilmu itu kekal dan harta itu fana.
Inilah Abu Hurairah -Rodliallahu Anhu-  , beliau termasuk shahabat yang faqir, sampai-sampai beliau pernah jatuh pingsan karena lapar dan aku bertanya kepadamu demi Allah,
apakah hingga sekarang Abu Hurairah masih terus disebut diantara manusia atau tidak? Ya, bahkan terus disebut namanya (sebagai periwayat hadits) dan Abu Hurairah terus-menerus mendapatkan pahala dari orang-orang yang mengambil manfaat dengan hadits-haditsnya. Ilmu itu kekal dan harta itu fana, maka wajib atasmu wahai penuntut ilmu untuk berpegang kepada ilmu, telah shohih dalam hadits bahwa Nabi -Sholallahu Alaihi Wassalam-  bersabda:
"Jika mati seorang manusia, terputus amal-amalnya kecuali 3 perkara, shodaqah jariyah, ilmu yang bermanfa'at atau anak sholeh yang mendo'akannya"
3.        Ilmu itu tidak membuat lelah ketika menjaganya
      Karena jika Alloh Subhanahu Wa Ta'ala  memberikan rizki kepadamu berupa ilmu, maka tempatnya adalah di hati dan tidak butuh lemari-lemari atau kunci-kunci atau yang lainnya. Bahkan ilmu itu terjaga di dalam hati dan dalam jiwa, dan di saat yang bersamaan pula ilmu itu merupakan penjaga bagimu, karena ia menjagamu dari perkara-perkara jelek dengan izin Alloh Subhanahu Wa Ta'ala , maka ilmu adalah penjagamu. Adapun harta, kamulah yang menjaganya, kamu menjaganya dalam kotak di kamar yang terkunci, sudah seperti itu pun kamu masih was-was terhadapnya.
4.    Manusia akan mencapai derajat sebagai Saksi 'alal-haq dengan sebab ilmu.
Dalilnya firman Alloh Subhanahu Wa Ta'ala
Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu)" (Ali-Imran: 18)
   Apakah di sini disebut pemilik harta? Tidak, bahkan dikatakan pemilik ilmu. Cukuplah engkau merasa bangga wahai penuntut ilmu sebagai orang yang mempersaksikan Allah bahwa tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi selain Dia dan begitu pula para malaikat-Nya yang mempersaksikan keesaan Alloh Subhanahu Wa Ta'ala
5.    Ahlul ilmi merupakan bagian dari pemerintah (ulil amri) yang Allah memerintahkan hambaNya untuk mentaati mereka dengan firmanNya.
"Hai orang-orang yang beriman, ta'atilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri diantara kamu" (An-Nisaa': 59)
Wulatul Amr di sini mencakup pejabat pemerintahan, para hakim, ulama dan penuntut ilmu, maka wilayah ahlul ilmi adalah menerangkan syari'at Alloh Subhanahu Wa Ta'ala sedangkan wilayah umaro' ( penguasa) adalah melangsungkan syariat Alloh Subhanahu Wa Ta'ala dan mewajibkan manusia melaksanakan syariat tsb.
6.    Ahlul Ilmu, mereka adalah orang-orang ynag menegakkan perintah Alloh Subhanahu Wa Ta'ala hingga datangya  hari kiamat.
Dalilnya dalah hadits yg diriwayatkan Shohabat - muawiyah -Rodliallahu Anhu- ,beliau berkata: aku mendengar nabi -Sholallahu Alaihi Wassalam- bersabda :
"Barangsiapa yang dikehendaki Allah pada dirinya kebaikan, Allah pahamkan ia akan agama dan aku ini hanyalah pembagi dan Allah-lah yang Memberi. Senantiasa ada pada umat ini yang menegakkan perkara (perintah) Allah,tidak akan memadharatkan mereka orang-orang yang menyelisihi mereka hingga datangnya perintah Alloh Subhanahu Wa Ta'ala"
    Imam Ahmad -rahimahulloh-  berkata mengenai (maksud) sekelompok dari umat ini (yang menegakkan perintah Allah): "Jika mereka bukan ahlul hadits maka aku tidak tahu siapa mereka itu".
Al-Qodli lyadh -rahimahulloh-  berkata: Imam Ahmad memaksudkan mereka adalah ahlus sunnah dan orang-orang yang berkeyakinan dengan madzhab ahlul hadits.
      7.    Bahwa Rasulullah -Sholallahu Alaihi Wassalam-  tidak memberikan semangat kepada seorangpun dalam menginginkan kenikmatan yang dimiliki orang lain, kecuali pada dua macam orang:
*     Seorang penuntut ilmu yang dia mengamalkan ilmunya
*     Seorang pedagang yang hartanya ia gunakan untuk menolong Islam.
Dari Abdullah bin Mas'ud -Rodliallahu Anhu-  ia berkata: Rasulullah -Sholallahu Alaihi Wassalam- bersabda:
"Tidak ada hasad kecuali pada dua perkara. Seorang laki-laki  yang diberi Allah harta kemudian ia infaqkan harta itu untuk Al-Haq dan laki-laki yang Allah berikan ia hikmah (ilmu) kemudian ia amalkan dan ia ajarkan" [ HR Al Bukhari]
    Dari sebuah hadits yang dikeluarkan oleh Imam Al-Bukhari dari Abu Musa Al Asy'ari -Rodliallahu Anhu-  dari Nabi -Sholallahu Alaihi Wassalam-  beliau bersabda:
"Permisalan pada perkara yang Allah utus aku dengannya berupa petunjuk dan ilmu, seperti hujan yang menimpa bumi. Ada bagian yang baik pada bumi itu, ia mampu menahan air dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dan rumput yang banyak dan ada bagian bumi yang berupa cadas, ia mampu menahan air, maka Allah memberikan manfaat bagi manusia dengan sebabnya, lalu manusia minum, memberi minum dan bercocok tanam dengannya. Hujan tersebut juga menimpa bagian bumi yang lain yang tandus yang tidak mampu menahan air hujan, tidak pula mampu menumbuhkan tumbuhan. Demikianlah permisalan orang yang paham terhadap agama Allah dan Allah memberikan manfaat dengan apa yang Allah utus aku dengannya, maka orang tersebut berilmu dan mengajarkannya. Dan perumpamaan orang yang berpaling darinya (sehingga tidak mengambil manfaat untuk dirinya dan tidak memberi manfaat kepada orang) dan ia tidak menerima petunjuk Allah yang aku diutus dengannya" [ HR Al Bukhari]


 
< Sebelum   Berikut >

KATEGORI PRODUK

PENERBIT/PRODUSEN




Hubungi Kami

   telp : [0274]-6634073
   sms : 0819-2469-325
   admin@al-aisar.com

  maktabah_al_aisar

Pembayaran

online saat ini

42 Tamu Online

Best Seller

 Tafsir Al Qur’an : tafsir As Sa'di [ Edisi Lengkap 7 Jilid ]

Allah menurunkan Al Qur’an  kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam-  d...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Ath Thabari [Edisi lengkap 26 Jilid ]

Inilah rangkaian 26 jilid lengkap serial terjemahan dari kitab Tafsir Jamiul Bayan An Ta'wil Ayi...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Al Qurthubi [ Edisi 20 Jilid Lengkap ]

Diantara kitab tafsir yang didasarkan pada kajian fiqh adalah kitab tafsir karya Imam Al Qurthubi -r...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Adhwa’ul Bayan:Tafsir Al Quran dengan Al Quran [Edisi 12 Jilid Lengkap]

Inilah dari rangkaian Kitab terjemah tafsir Adwaul Bayan, sebuah kitab tafsir yang ditulis oleh Al A...

Selengkapnya...
 
 Syarah Shahih Muslim [ Edisi 18 Jilid Lengkap ]

Para ulama -rahimakumullah-  telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah ...

Selengkapnya...
 
 Syarah Riyadhus Shalihin [4 Jilid lengkap]

Kitab Riyadhush Shalihin sudah tidak asing lagi bagi kaum muslimin. Kitab hampir dipakai di semua ka...

Selengkapnya...
 
 Subulus Salam Syarah Bulughul Maram [Edisi Lengkap 3 Jilid]

Sesungguhnya para ulama umat ini -semoga Allah memberi mereka balasan yang lebih baik- telah mengera...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Al Aisar [ 7 jilid lengkap]

Tafsir Al Quran ditulis untuk menjelaskan makna dan maksud ayat didalamnya sehingga kaum muslimin da...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Al Muyassar [ 3 jilid lengkap]

Allah menurunkan Al Qur’an  kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam-  d...

Selengkapnya...
 
 Shahih Tafsir Ibnu Katsir [9 Jilid Lengkap]

Shohabat Tamim Ad-Dari -rodliallohu anhu- dia berkata, Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam bersabd...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Ibnu Katsir [6 Jilid Lengkap, Edisi Lux]

Tidak diragukan lagi bahwa Tafsir Ibnu Katsir adalah salah satu kitab tafsir yang kandungan isinya t...

Selengkapnya...
 
 Terjemah Fathul Baari Syarah Shahih Al Bukhari [36 Jilid lengkap]

Fathul Bari Syarah Shahih Al Bukhari adalah karya Al Imam Al Hafidz Abi Fal Ahmad bin Ali bin Muhamm...

Selengkapnya...
 
 Syarah Bulughul Maram [ 7 Jilid Lengkap ]

Bulughul Maram adalah kumpulan hadits karya Al Hafidz Ibnu Hajar Al Atsqolani -rahimahullah- yang ba...

Selengkapnya...
 
 Syarah Riyadhus Shalihin [ 5 jilid Lengkap ]

Buku Syarah Riyadhus Shalihin ini merupakan terjemahan dari kitab aslinya berjudul Bahjatun Nazdziri...

Selengkapnya...
 
 Syarah Shahih Muslim [12 Jilid Lengkap]

Para ulama telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah Kitab Shahih Al Bukhori...

Selengkapnya...
 
 Tidak diragukan lagi bahwa kitab Shahih Al  Bukhari merupakan kitab hadits paling otentik di muka bumi ini.
Shahih Bukhari [ 5 Jilid lengkap]

.bl {background: url(http://al-aisar.com/components/com_magazine/layouts/images/bl.gif) 0 100% ...

Selengkapnya...
 
 Kitab Shahih Muslim  adalah salah satu dari kitab yang paling sahih setelah al-Qur'an, selain Shahih Al Bukhari.
Shahih Muslim [4 Jilid lengkap]

.bl {background: url(http://al-aisar.com/components/com_magazine/layouts/images/bl.gif) 0 100% ...

Selengkapnya...
 
 Shahih At Targhib wa Tarhib [6 Jilid Lengkap]

Sesungguhnya semangat ibadah seorang muslim akan tumbuh bila janji pahala dan indahnya balasan berta...

Selengkapnya...