| Mencetak Generasi Rabbani : Mendidik Buah Hati Menggapai Ridha Ilahi |
| Ditulis Oleh: ust. Abu Ihsan Al Atsari & Ummu ihsan Choiriyyah | |
Setiap orang tua punya keinginan sama dan harapan serupa. Ingin anak kita shalih. Berharap anak kita berbakti pada orang tua. Tapi sadarkah kita?Keshalihan dan ketakwaan kita sendiri selaku orang tua adalah modal utama untuk meraihnya. Jadi lucu sekali, kita berharap anak menjadi shalih dan bertakwa, sementara kita berkubang dalam maksiat dan kelalaian. Keshalihan jiwa dan perilaku orang tua mempunyai andil besar dalam membentuk keshalihan anak. Bahkan akan membawa kebaikan bagi anak di dunia dan akhirat. Kebaikan itu bisa menjadi berkah dan balasan atas amal-amal shalih kita. Misalnya berupa keshalihan, perlindungan, keluasan rezeki dan kesehatan yang dikaruniakan Allah Azza Wa jalla kepada sang anak keturunan kita. Tentu kita ingat kisah yang disebutkan dalam surat Al-Kahfi. Alkisah, Nabi Musa bersama Khidr alaihissalam melewati sebuah perkampungan. Keduanya meminta penduduknya agar menyambut dan menjamu mereka berdua. Namun penduduk menolak. Selanjutnya Nabi Musa dan Khidr melihat bangunan yang hampir roboh. Tiba-tiba Nabi Khidr memperbaiki dinding tersebut hingga tegak kembali. Maka Nabi Musa berkata, "Jlka engkau berkehendak, tentu engkau bisa mengambil upah atasnya." (QS. Al-Kahfi: 77) Maka jawaban Nabi Khidr atas pertanyaan itu adalah: "Adapun dinding rumah adalah kepunyaan dua orang anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua, sedang ayahnya adalah seorang yang shalih, maka Tuhanmu menghendaki agar supaya mereka sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan stmpanannya itu, sebagai rahmat dari Tuhanmu." (QS.A1-Kahfi:82) Demikianlah, keshalihan seorang hamba akan mendatangkan rahmat Allah bagi anak keturunannya. Maka, Alloh Subhanahu Wa Ta'ala memerintahkan segenap orang tua yang mengkhawatirkan masa depan anak-anaknya, agar bertakwa, beramal shalih, beramar ma'ruf nahi mungkar dan mengerjakan berbagai amal ketaatan agar Alloh Subhanahu Wa Ta'ala menjaga anak cucunya dengan amalan tersebut. Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahte-raan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar." (Q_S. An-Nisa': 9) Itulah sebabnya, para salaf dahulu sungguh-sungguh beribadah demi kebaikan anak cucu mereka. Sa'id Ibnul Musayyib -rahimahulloh- berkata, "Sesungguhnya ketika shalat aku ingat anakku, maka aku menambah shalatku." Keshalihan dan ketakwaan orang tua adalah modal utama... Orang tua yang senantiasa mentaati Alloh Subhanahu Wa Ta'ala dan memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak mereka. Orang tua yang shalih, selain menyuguhkan makanan yang tahyyib dan halal, juga menyuguhkan pengajaran-pengajaran yang baik pula. Ayah dan bunda adalah guru, pendidik, dan sosok teladan pertama bagi anak-anak mereka. Inilah salah satu hikmah, mengapa Alloh Subhanahu Wa Ta'ala dan Rasul-Nya sangat menekankan masalah agama dalam memilih jodoh, karena mereka adalah calon-calon pendidik bagi anak-anak yang terlahir dari perni-kahan mereka. Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang-orang musyrik walaupun dia menarik hatimu." (QS. Al-Baqarah: 221) Alasannya jelas.. Seorang anak akan tumbuh menurut tarbiyah dan pendidikan yang diberikan kepadanya. Sifat-sifat orang tua akan menurun kepada anak-anak mereka. Ibarat kata pepatah "buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya." Betapa banyak ketakwaan pada diri anak disebabkan ia mengikuti ketakwaan kedua orang tuanya atau salah seorang dari mereka. Maka dalam hal ini, sangat dibutuhkan kerjasama yang apik antara ayah bunda. Ayah berkedudukan sebagai pemimpin dalam rumah tangga. Dialah panglima yang harus bisa men-jadi suri tauladan bagi istri dan anak-anaknya. Sementara ibu adalah petugas lapangan yang secara langsung akan menjadi 'madrasah' pertama bagi anak-anak mereka. Maka dapat dikatakan, peran ibu dalam masalah pendidikan anak bisa lebih dominan ketimbang peran ayah. Hal ini disebabkan ibu lebih banyak tinggal di rumah sehingga intensitas pertemuan dengan anak tentu lebih banyak. Demikian juga tabiat ibu yang lembut dan penuh kasih sayang membuatnya lebih dekat di hati anak daripada ayah mereka. Seorang wanita yang shalihah tidak hanya menyuapkan makanan ke mulut anaknya, tetapi juga memberinya 'santapan iman'. Di samping memberikan air susu, ia juga memberinya 'air kehidupan' yaitu prinsip-prinsip terbaik dalam kehidupan. Di samping memberinya belaian kasih, ia juga memperdengarkan kepadanya untaian dzikir kepada Allah n dan shalawat kepada Nabi-Nya yang akan menanamkan ketakwaan dalam dada mereka serta menguatkan cinta mereka kepada Islam hingga akhir hayat. Bagaimana tahapa-tahap dalam mendidik anak sesuai ajaran Islam yang shahih, simak bahasannya dalam buku ini Mencetak Generasi Rabbani : mendidik buah hati menggapai Ridha Ilahi Penulis ; ust. Abu Ihsan Al Atsari & Umm ihsan Choiriyyah Fisik : buku ukuran sedang, hardcover, 298 hal Penerbit ; Pustaka darul ilmi Harga Rp 55.000 Pemesanan : Alamat Email ini dilindungi dari bot spam,Antum Harus Mengaktifkan Javascript Untuk Melihatnya , sms : 0819.2469.325 |
| < Sebelum | Berikut > |
|---|

Tafsir Al Qur’an : tafsir As Sa'di [ Edisi Lengkap 7 Jilid ]
Allah menurunkan Al Qur’an kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam- d...
Selengkapnya...
Tafsir Ath Thabari [Edisi lengkap 26 Jilid ]
Inilah rangkaian 26 jilid lengkap serial terjemahan dari kitab Tafsir Jamiul Bayan An Ta'wil Ayi...
Selengkapnya...
Tafsir Al Qurthubi [ Edisi 20 Jilid Lengkap ]
Diantara kitab tafsir yang didasarkan pada kajian fiqh adalah kitab tafsir karya Imam Al Qurthubi -r...
Selengkapnya...
Tafsir Adhwa’ul Bayan:Tafsir Al Quran dengan Al Quran [Edisi 12 Jilid Lengkap]
Inilah dari rangkaian Kitab terjemah tafsir Adwaul Bayan, sebuah kitab tafsir yang ditulis oleh Al A...
Selengkapnya...
Syarah Shahih Muslim [ Edisi 18 Jilid Lengkap ]
Para ulama -rahimakumullah- telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah ...
Selengkapnya...
Syarah Riyadhus Shalihin [4 Jilid lengkap]
Kitab Riyadhush Shalihin sudah tidak asing lagi bagi kaum muslimin. Kitab hampir dipakai di semua ka...
Selengkapnya...
Subulus Salam Syarah Bulughul Maram [Edisi Lengkap 3 Jilid]
Sesungguhnya para ulama umat ini -semoga Allah memberi mereka balasan yang lebih baik- telah mengera...
Selengkapnya...
Tafsir Al Aisar [ 7 jilid lengkap]
Tafsir Al Quran ditulis untuk menjelaskan makna dan maksud ayat didalamnya sehingga kaum muslimin da...
Selengkapnya...
Tafsir Al Muyassar [ 3 jilid lengkap]
Allah menurunkan Al Qur’an kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam- d...
Selengkapnya...
Shahih Tafsir Ibnu Katsir [9 Jilid Lengkap]
Shohabat Tamim Ad-Dari -rodliallohu anhu- dia berkata, Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam bersabd...
Selengkapnya...
Tafsir Ibnu Katsir [6 Jilid Lengkap, Edisi Lux]
Tidak diragukan lagi bahwa Tafsir Ibnu Katsir adalah salah satu kitab tafsir yang kandungan isinya t...
Selengkapnya...
Terjemah Fathul Baari Syarah Shahih Al Bukhari [36 Jilid lengkap]
Fathul Bari Syarah Shahih Al Bukhari adalah karya Al Imam Al Hafidz Abi Fal Ahmad bin Ali bin Muhamm...
Selengkapnya...
Syarah Bulughul Maram [ 7 Jilid Lengkap ]
Bulughul Maram adalah kumpulan hadits karya Al Hafidz Ibnu Hajar Al Atsqolani -rahimahullah- yang ba...
Selengkapnya...
Syarah Riyadhus Shalihin [ 5 jilid Lengkap ]
Buku Syarah Riyadhus Shalihin ini merupakan terjemahan dari kitab aslinya berjudul Bahjatun Nazdziri...
Selengkapnya...
Syarah Shahih Muslim [12 Jilid Lengkap]
Para ulama telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah Kitab Shahih Al Bukhori...
Selengkapnya...
Tidak diragukan lagi bahwa kitab Shahih Al Bukhari merupakan kitab hadits paling otentik di muka bumi ini. .bl {background: url(http://al-aisar.com/components/com_magazine/layouts/images/bl.gif) 0 100% ...
Selengkapnya...
Kitab Shahih Muslim adalah salah satu dari kitab yang paling sahih setelah al-Qur'an, selain Shahih Al Bukhari. .bl {background: url(http://al-aisar.com/components/com_magazine/layouts/images/bl.gif) 0 100% ...
Selengkapnya...
Shahih At Targhib wa Tarhib [6 Jilid Lengkap]
Sesungguhnya semangat ibadah seorang muslim akan tumbuh bila janji pahala dan indahnya balasan berta...
Selengkapnya...