| Minhajul Qoshidin : Menggapai Kebahagiaan Hidup Dunia dan Akherat |
| Ditulis Oleh: Imam Ibnu Qudamah -rahimahulloh- | |
Inilah terjemah dari Kitab Mukhtashor Minhajul Qoshidin, karya Imam Ibnu Qudamah Al Maqdisi, penulis kitab fiqih perbandingan madzab : Al Mughni, kitab Al Muqni, kitab aqidah : Lu'matul Itiqod (kitab ini menjadi salah satu kitab rujukan dlm memahami pokok-pokok Aqidah Ahlus Sunnah) , dan masih banyak kitab-kitab lain nya yang beliau tulis, yang sampai saat ini masih dipelajari oleh Muslimin. Imam Ibnu Qudamah adalah salah satu murid dari Imam Besar Madzab Hambali, Al Imam Asy Syaikh Abdul Qodir Al Jaelani -rahimahulloh-, yang boleh jadi karena sebab kejahilan dinegeri kita ini maka ilmu tentang sunnah yang shahih, pokok aqidah ahlus sunnah, membela sunnah memberantas bid'ah yang diajarkan syaikh abdul qodir jaelani Ini kepada murid-murid beliau termasuk Ibnu Qudamah ini, amat sangat sedikit yang mengenal dan mempelajari nya. justru beliau dikenal dengan cerita dusta, khurofat, takhayul dan kebohongan lainnya yang dinisbatkan dan didustakan kepada beliau. Ibnu Qudamah al-Maqdisi Al Hambali rahimahullah adalah sosok ulama' yang selalu tegar di atas sunnah, luas pandangan dan wawasannya, selalu menyertakan dalil-dalil yang kuat dan hujjah yang shahih dalam setiap pemaparan pendapatnya sehingga sulit untuk dipatahkan oleh para musuhnya dari kalangan Mu'tazilah, Asy'ariyah, dan para kaum Sufi. Hal inilah yang mendorongnya untuk menulis sebuah kitab tazkiyatun nafs yang diringkas dari Kitab Minhajul Qashidin karya Imam Jamaluddin Ibnul Jauzi rahimahullah yang merupakan kitab referensi dalam tazkiyatun nafs . Beliau meringkasnya dan memberikan komentar di dalamnya. Minhajul Qoshidin adalah Sebuah kitab taskiyatun nafs (penyucian jiwa / hati) dimana kandungan kitab ini sarat dengan berbagai terapi dan contoh penyakit jiwa yang biasa hinggap di dada seorang muslim. Sehingga apabila orang yang membacanya, menelaah dan mentadabburinya, akan lebih terhibur dan merasa tentram karena obat-obat penawar yang disuguhkan bersumber langsung dari Kitabullah dan Sunnah rasul-Nya -Sholallahu Alaihi Wassalam- serta perkataan (aqwaal) dan perbuatan (af'aal) para salafus shalih rahimahumullah.
Banyak kitab mengenai penyucian jiwa, namun sedikit sekali yang menyuguhkan terapi yang berdasarkan hadits-hadits shahih. Hal ini malah bukan lagi sebagai solusi dalam kehidupan seorang muslim, akan tetapi menjadi petaka dan buah simalakama karena efek yang ditimbulkan tidak sesuai dengan nilai-nilai agama Islam yang hanif ini. Satu diantaranya yakni Kitab Ihya Ulumuddin karaya Al Ghazali. oleh karena itu, Kitab Ihya Ulumuddin ini dikoreksi oleh Imam Ibnu jauzi -rahimahulloh- menjadi Kitab Minhajul Qoshidin. Al Imam Ibnul Jauzi rahimahullah, berkata: "Wahai orang yang jujur dan bergelora semangatnya! Mungkin, selama ini engkau tekun berkutat dengan ketergiuran dunia yang masygul, menarik perhatian dan bertekad untuk memutuskan diri dari akhikat. Padahal, engkau tahu bahwa bergaul dengan manusia itu mengharuskan dirimu turut secara langsung dengan mereka. Sementara meremehkan Muhasahatun nafs (introspeksi diri) merupakan dasar sikap berlebih-lebihan, sehingga ketika takdir bagi umurmu tidak panjang, semua yang ada pasti ditinggalkan. Hembusan-hembusan nafas terlalu cepat menghampiri tempat kematian. Di saat seperti ini, engkau akan benar-benar mencari muara yang bisa menjadi teman di saat sendirian, yaitu sebuah buku. Lalu engkau menelaahnya tanpa banyak bicara. Pilihanmu pun jatuh kepada Kitab Ihya Ulumuddin, karena menurut anggapanmu, inilah buku yang paling cocok bagi jiwamu.” Ketahuilah, bahwa dalam Kitab Ihya Ulumuddin terdapat kekurangan dan bencana yang keruskannya hanya dapat diketahui oleh para Ulama, karena didalamnya terdapat hadits-hadits dhaif, bathil, maudhu', mauquf yang dijadikan marfu. Kemudian beliau -rahimahulloh berkata: "Tidak sepatutnya beribadah dengan mengamalkan hadits-hadits maudhu' dan terpedaya dengan perkataan yang dibuat-buat. Bagaimana mungkin keridhaan Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala- menghadirimu, jika engkau shalat seharian, padahal Rasulullah -Sholallahu Alaihi Wassalam- tidak sepatah kata pun bersabda tentang cara Sholat yang demikian itu?! Bagaimana mungkin saya bisa memberikan atsar (pengaruh) kepadamu, jika engkau sendiri lebih mendengarkan setiap perkataan yang berasal dari para sufi (ahli tasawwuf), yang direalisasikan dalam bentuk amal shalih yang tidak jelas manfaatnya baik di dunia, maupun di akhirat ? , Sebagai contoh seperti yang diperintahkan para sufi (ahli tasawwuf) untuk berlapar-lapar, mengadakan perjalanan panjang tanpa adanya tujuan yang jelas dan berjalan ke tengah Sahara tanpa dilengkapi dengan bekal yang cukup. Hal-hal tersebut merupakan perbuatan yang cacat, yang kesemuanya telah saya sarikan dalam Kitab Talbis Iblis (tipu daya yang diciptakan Iblis). Karenanya saya akan mengetengahkan buku (sebagai pengganti dari Kitab Ihya Ulumuddin) yang terlepas dari kerusakan-kerusakan dan tidak mengurangi manfaat-manfaatnya dengan merujuk kepada nukilan-nukilan riwayat yang shahih dan masyhur serta mengandung makna yang baik dan tepat, serta saya buang apa yang pantas untuk dibuang dan saya tambahkan apa yang pantas untuk ditambahkan. Jika engkau memang sudan bersikukuh ingin melakukan Uzlah (mengasingkan diri) agar memperoleh apa yang terbaik bagi jiwamu dan menerapkannya dalam kehidupan nyata, maka jadikanlah ilmu (yang shaahih) sebagai pemimpin bagimu dan bersikap telitilah terhadap setiap detak nafsu dalam jiwamu, agar kamu mencapai keselamatan. Lalu, berhati-hatilah dalam mengikuti jalan salah satu dari dua orang berikut ini: Pertama, seorang ulama yang mengetahui selisih pendapat di dalam urusan fiqih, namun, dia merasa cukup dengan kemapanan kedudukannya sebagai ulama atau dia mengemban kedudukan di mahkamah (pengadilan), lalu dia masih berkehendak untuk menjaga kedudukannya itu, atau dia pandai menghiasi kata-katanya dalam memberi nasehat, kemudian menyempitkan pandangan-pandangan obyek para pendengarnya. Kedua, orang zuhud yang membolak-balikan setiap pendapat yang salah karena kebodohannya, yang mendekatkan diri dengan membalik-balikkan telapak tangan dan mengandalkan barakah, yang melakukan perbuatan menurut hawa nafsunya, tidak berdasarkan pada syari'at Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala- dan Sunnah Rasul-Nya Kedua karakter (sifat) orang ini, telah menyimpang dari jalan kebenaran, puas dengan amal yang menipu mata (terlihat bercahaya pada sisi luarnya, tetapi buruk dan gulita pada sisi dalamnya), sehingga bisa mengecoh setiap pemula (orang-orang yang baru mempelajari tentang Islam baik dari kalangan ummat Islam yang awam atau pun muallaf/orang yang baru memeluk agama Islam) seperti layaknya fatamorgana. Dan jalan mereka berdua sangat jauh dari kehidupan salafus shalih yang dikenal keistiqamahan dan kebenaran jalannya. Insya'allah, di dalam kitab ini saya akan menceritakan tentang kisah-kisah jejak kehidupan mereka. Kitab ini amat diperlukan bagi siapa saja yang menginginkan kesempurnaan dan bagi mereka yang baru memulainya. Setiap goresan kalimatnya mengandung rahasia-rahasia dalam beribadah serta anjuran, agar berhati-hati dari setiap bencana dalam bermu'amalah.” Al Imam Ibnu Qudamah -rahimahulloh- berkata tentang Kitab Minhajul Qoshidin ini , “ Setelah diperhatian, ternyata Kitab Minhajul Qoshidin karya Syaikh Imam jamaluddin Ibnu jauzi -rahimahulloh- ini adalah kitab yang agung lagi penuh manfaat, ingin rasanya saya mengkaji untuk yang kedua kalinya. Sebab Kitab ini jauh lebih hebat dari apa yang saya perkirakan semula, namun diatas segala kelebihannya, saya tetap merasakan adanya kekurangan, sehingga ingin rasanya memberikan kritik atau penjelasan/syarah agar maksud yang diinginkan dalam kitab Minhajul Qoshidin benar-benar tercapai. Kitab ini cukup banyak nuansa furu’ (sub-sub bahasannya). Terbukti, masalah ini dibahas di awal kitab. Padahal persoalan-persoalan fiqih itu idealnya ada pada kitab-kitab fiqih. Meski demikian, kitab ini tidak bisa dianggap sebagai kitab fiqih. Ketika saya memberikan syarah (penjelasan) pada kitab ini, saya tidak melakukannya dari A-Z, tetapi hanya pada beberapa hal yang memang dirasa perlu. Saya juga menambah beberapa hadits atau perkataan para ulama yang berhubungan dengan tema sentralnya, demi kemudahan bagi siapa pun yang membacanya. Kitab ini sebagai jawaban bagi mereka yang ingin berkonsentrasi untuk kehidupan akhkat tanpa harus meninggalkan kebutuhan dunia dan bagi mereka yang ingin mengintropeksi diri, mentadabburi akan hakekatnya sebagai makhluk yang lemah serta tak lepas dari kelalaian dan kealpaan. Kitab ini juga sebagai kendaraan yang mengantarkan seorang muslim memahami dengan benar arti sebuah kehidupan, waktu dan kesempatan yang Allah sediakan bagi para hamba-Nya agar mampu dipergunakan dengan penuh maksimal dan optimal demi meraih sebuah kehidupan yang kekal abadi di akhekat kelak. Perlu diketahui bahwa edisi terjemah ini telah ditahqiq hadits-haditsnya berdasarkan takhrij kitab-kitab haid Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimahullah sehingga tiada lagi keraguan mengenai derajat hadits-haditsnya serta kualitas naskah yang telah diseleksi untuk menghindari klaim riwayat-riwayat yang dhaif menjadi shahih, atau cerita-cetita yang tidak ada asal usulnya dalam syari'at. Penulis kitab ini telah membaginya menjadi empat pembahasan: Pembahasan Pertama: Rubu' al-Ibadat (Seperempat masalah ibadah). ruhnya tiap-tiap ibadah, keutamaan dan hikmahnya, namun di dalamnya tidak dijelaskan menyeluruh dari sisi fiqihnya. Sebab permasalahan fiqih yang telah dibahas dalam kitab-kitab fiqih yang sudah banyak dikenal oleh manusia. Pembahasan Kedua Rubu' al-Adat (Seperempat masalah Adab kebiasaan). dimana seorang muslim semestinya memperhatikannya, baik di saat makan, di saat minum, saat berpakaian dan tata cara bertamu, waktu melangsungkan pernikahan dan dalam berjual-beli. Lalu ditutup dengan satu permasalahan yang tak kalah penting yakni mengenai amar ma'ruf nahi munkar, yang secara khusus mengajak seluruh kaum Muslimin menghindari kesesatan,baik yang berhubungan dengan adab-adabnya ataupun batasan-batasannya. Pembahasan Ketiga: Rubu' al-Muhlikat (Seperempat masalah yang membinasakan). tentang masalah hati, penyakitt-penyakitnya, hingga cara terapinya. penyakit-penyakit berbahaya bagi manusia baik di dunia maupun di akhirat, dari seputar bahaya syahwat perut dan kemaluan, lisan, amarah, iri dengki, kikir dan tamak serta penyakit-penyakit jiwa lainnya. Pembahasan Keempat: Rubu' al-Munjiyat (Seperempat masalah yang menyelamatkan). Seperti masalah taubat, baik syarat, rukun, adab dan hal-hal lainnya. Lalu sabar dan syukur, harapan dan rasa takut, zuhud dan kefakiran, tauhid dan tawakal, cinta, kerinduan, kebersamaan dan keridhaan serta maqam-maqam (tingkatan-tingkatan) muhasabaatun nafs (introspeksi diri) dan yang lainnya. Minhajul Qoshidin : Menggapai Kebahagiaan Hidup Dunia dan Akherat Judul asli : Mukhtashor Minhajul Qoshidin Penulis : Imam Ibnu Qudamah -rahimahulloh- Fisik : Buku ukuran sedang 16 x25 cm, 748 hal, hard cover Penerbit : Pustaka As Sunnah Harga Rp 145.000 diskon 25% = Rp 108.000 Pemesnan : Alamat Email ini dilindungi dari bot spam,Antum Harus Mengaktifkan Javascript Untuk Melihatnya , sms : 0819.2469.325 |
| < Sebelum | Berikut > |
|---|

Tafsir Al Qur’an : tafsir As Sa'di [ Edisi Lengkap 7 Jilid ]
Allah menurunkan Al Qur’an kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam- d...
Selengkapnya...
Tafsir Ath Thabari [Edisi lengkap 26 Jilid ]
Inilah rangkaian 26 jilid lengkap serial terjemahan dari kitab Tafsir Jamiul Bayan An Ta'wil Ayi...
Selengkapnya...
Tafsir Al Qurthubi [ Edisi 20 Jilid Lengkap ]
Diantara kitab tafsir yang didasarkan pada kajian fiqh adalah kitab tafsir karya Imam Al Qurthubi -r...
Selengkapnya...
Tafsir Adhwa’ul Bayan:Tafsir Al Quran dengan Al Quran [Edisi 12 Jilid Lengkap]
Inilah dari rangkaian Kitab terjemah tafsir Adwaul Bayan, sebuah kitab tafsir yang ditulis oleh Al A...
Selengkapnya...
Syarah Shahih Muslim [ Edisi 18 Jilid Lengkap ]
Para ulama -rahimakumullah- telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah ...
Selengkapnya...
Syarah Riyadhus Shalihin [4 Jilid lengkap]
Kitab Riyadhush Shalihin sudah tidak asing lagi bagi kaum muslimin. Kitab hampir dipakai di semua ka...
Selengkapnya...
Subulus Salam Syarah Bulughul Maram [Edisi Lengkap 3 Jilid]
Sesungguhnya para ulama umat ini -semoga Allah memberi mereka balasan yang lebih baik- telah mengera...
Selengkapnya...
Tafsir Al Aisar [ 7 jilid lengkap]
Tafsir Al Quran ditulis untuk menjelaskan makna dan maksud ayat didalamnya sehingga kaum muslimin da...
Selengkapnya...
Tafsir Al Muyassar [ 3 jilid lengkap]
Allah menurunkan Al Qur’an kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam- d...
Selengkapnya...
Shahih Tafsir Ibnu Katsir [9 Jilid Lengkap]
Shohabat Tamim Ad-Dari -rodliallohu anhu- dia berkata, Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam bersabd...
Selengkapnya...
Tafsir Ibnu Katsir [6 Jilid Lengkap, Edisi Lux]
Tidak diragukan lagi bahwa Tafsir Ibnu Katsir adalah salah satu kitab tafsir yang kandungan isinya t...
Selengkapnya...
Terjemah Fathul Baari Syarah Shahih Al Bukhari [36 Jilid lengkap]
Fathul Bari Syarah Shahih Al Bukhari adalah karya Al Imam Al Hafidz Abi Fal Ahmad bin Ali bin Muhamm...
Selengkapnya...
Syarah Bulughul Maram [ 7 Jilid Lengkap ]
Bulughul Maram adalah kumpulan hadits karya Al Hafidz Ibnu Hajar Al Atsqolani -rahimahullah- yang ba...
Selengkapnya...
Syarah Riyadhus Shalihin [ 5 jilid Lengkap ]
Buku Syarah Riyadhus Shalihin ini merupakan terjemahan dari kitab aslinya berjudul Bahjatun Nazdziri...
Selengkapnya...
Syarah Shahih Muslim [12 Jilid Lengkap]
Para ulama telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah Kitab Shahih Al Bukhori...
Selengkapnya...
Tidak diragukan lagi bahwa kitab Shahih Al Bukhari merupakan kitab hadits paling otentik di muka bumi ini. .bl {background: url(http://al-aisar.com/components/com_magazine/layouts/images/bl.gif) 0 100% ...
Selengkapnya...
Kitab Shahih Muslim adalah salah satu dari kitab yang paling sahih setelah al-Qur'an, selain Shahih Al Bukhari. .bl {background: url(http://al-aisar.com/components/com_magazine/layouts/images/bl.gif) 0 100% ...
Selengkapnya...
Shahih At Targhib wa Tarhib [6 Jilid Lengkap]
Sesungguhnya semangat ibadah seorang muslim akan tumbuh bila janji pahala dan indahnya balasan berta...
Selengkapnya...